Cara Jualan Online yang Pasti Profit di Jaman Sekarang

Cara Jualan Online yang Pasti Profit di Jaman Sekarang

Cara Jualan Online yang Pasti Profit di Jaman Sekarang – Cara jualan online itu memang tidak sulit. Pertama-tama anda perlu memilih dimana anda mau menjual produk anda secara online. Setelah itu, mulai promosikan produknya.

Namun sayangnya, setelah produk mulai laku, banyak orang justru bingung karena ternyata mereka tidak mendapatkan profit atau keuntungan seperti yang diinginkan.

Apakah benar ada banyak orang yang jualan laku tapi tidak mendapatkan profit sesuai dengan yang diinginkan? Ternyata, hal tersebut banyak sekali terjadi di jaman sekarang.

Salah satu penyebab kenapa jualan online laku tapi profit yang didapatkan tidak sebesar yang diharapkan adalah karena terlalu banyak stok yang tidak terjual.

Karena terlalu banyak stok yang tidak terjual, secara otomatis keuntungan dari produk yang terjual harus digunakan untuk menutup kerugian dari stok produk yang tidak terjual.

Lalu apakah tidak ada cara jualan online yang bisa memberikan profit tinggi di jaman sekarang? Bagi anda yang mau tau bagaimana caranya mendapatkan profit tinggi dari jualan online, anda bisa pelajari caranya di dalam artikel ini.

3 Cara Jualan Online Agar Bisa Mendapatkan Profit yang Cukup Besar

Cara Jualan Online yang Pasti Profit di Jaman Sekarang
Cara Jualan Online yang Pasti Profit di Jaman Sekarang

Bagi anda yang selama ini jualan online tapi tidak pernah merasakan profit yang besar, mungkin cara jualan online yang anda lakukan tidak tepat.

Jika mau mendapatkan profit besar dari jualan online, anda disarankan untuk menerapkan beberapa cara berikut ini:

  1. Pilih produk yang spesifik

Banyak orang yang jualan online tidak bisa mendapatkan profit yang cukup besar karena menjual produk yang jenisnya sama dengan produk dari orang lain.

Ketika anda menjual produk yang jenisnya sama, secara otomatis anda akan masuk kedalam perang harga dengan orang lain.

Perang harga inilah yang paling sering jadi penyebab kenapa anda tidak bisa mendapatkan profit dalam jumlah besar ketika jualan online.

  1. Tingkatkan frekuensi upsell

Tidak ada salahnya menjual produk sejuta umat, namun ingat produk tersebut bukan produk dimana anda bisa mendapatkan profit dalam jumlah besar.

Jika anda mau mendapatkan profit besar dari jualan online, mulailah tingkatkan frekuensi upsell pada orang-orang yang sudah pernah membeli produk sejuta umat dari anda.

Jadi secara mudahnya, produk sejuta umat yang profitnya sangat kecil itu anda gunakan sebagai pancingan saja agar orang lain mau membeli produk dari anda.

Setelah itu, tawarkan produk-produk yang jauh lebih baik kualitas maupun modelnya kepada mereka. Sebisa mungkin, tawarkan produk yang profitnya jauh lebih tinggi dari produk sejuta umat yang anda jual di awal.

  1. Jualan online dengan sistem dropship

Karena salah satu penyebab kenapa anda tidak bisa mendapatkan profit cukup besar dari jualan online adalah karena stok produk tidak terjual habis, maka ada baiknya anda juga mulai mencoba jualan online tanpa stok.

Jualan online tanpa stok tersebut lebih dikenal dengan istilah dropship. Jadi anda langsung membeli produknya dari supplier ketika ada orang yang membeli produk tersebut dari anda.

Dengan begitu, keuntungan sekecil apapun dari setiap penjualan tetap akan terasa besar. Pasalnya, anda sama sekali tidak menanggung kerugian jika tidak semua stok produknya terjual.

Bagi anda yang memang tertarik untuk bisa mendapatkan profit atau keuntungan yang besar dari jualan online, maka anda bisa mencoba mempratekkan 3 cara jualan online yang sudah dibahas di dalam artikel ini.

Jika diterapkan 3 cara jualan online tersebut sudah dapat dipastikan akan mampu memberikan keuntungan luar biasa besar bagi anda.

Apa Masalah Bekerja di Perusahaan Besar Yang Harus anda Kenali sejak awal?

Apa Masalah Bekerja di Perusahaan Besar Yang Harus anda Kenali sejak awal?

 

 

Masalah di Perusahaan Besar

Bekerja untuk perusahaan besar tidak semuanya pelangi dan unicorn. Jika Anda ingin masuk ke dalam perusahaan Fortune 500, berikut beberapa kerugian yang perlu dipertimbangkan:

Perubahan Terjadi Secara Lambat

Mengguncang sesuatu di perusahaan besar dapat memakan banyak waktu. Bahkan jika perusahaan Anda terbuka untuk ide-ide baru (yang tidak selalu diberikan), meminta departemen Anda untuk pindah ke model baru atau membuat produk dapat memakan banyak waktu. Misalnya, pada Mei 2010, guru desain legendaris Matias Duarte meninggalkan Palm untuk Google menjadi Direktur Pengalaman Pengguna baru untuk Android. Hampir 18 bulan kemudian, Android memiliki tampilan baru, tetapi menurut Duarte, butuh waktu lama untuk sampai ke sana:

Baca juga : http://muhamadbaskara.com/catering-majalengka/

“Datang dan ditugaskan dalam desain dan UX untuk platform yang sangat sukses ini yang sekarang memiliki warisan bertahun-tahun di belakangnya. Ini benar-benar tidak seperti berada di belakang kemudi mobil kecil yang lincah dan lincah. Ini lebih seperti mengendarai kapal induk . ” Dia menunjuk seolah-olah dia menekan sebuah tombol, “Oke kawan, belok kiri! Apakah kita belok kiri?”

Meskipun tidak semua orang mengambil proyek sebagai ambisius seperti mendesain ulang sistem operasi seluler, banyak dari kita akan ingin meninggalkan jejak pada perusahaan tempat kita bekerja. Ini mungkin lebih mudah untuk perusahaan yang lebih kecil daripada perusahaan besar.

Anda tidak akan tahu beberapa rekan kerja

Tidak peduli seberapa sosial atau ramahnya Anda, jika Anda bekerja di perusahaan dengan ratusan atau bahkan ribuan karyawan, mustahil untuk mengenal semua orang. Tidak dapat dipungkiri, beberapa aspek pekerjaan Anda akan dipengaruhi oleh seseorang yang belum pernah Anda temui. Mungkin CEO, kepala penggajian, atau departemen hukum, tetapi seseorang akan membuat keputusan yang menentukan cara Anda bekerja dan mungkin sulit atau bahkan tidak mungkin untuk berbicara dengan orang itu secara langsung. Perusahaan yang baik akan menyediakan metode bagi karyawan untuk menyuarakan keprihatinan serius kepada manajemen tingkat atas, tetapi ini tidak selalu dijamin atau efektif.

Baca : Artikel Tentang Bisnis

Pemenuhan Anda Bisa Ditentukan oleh Lingkungan Anda

Masalah terkait adalah kesuksesan dan kebahagiaan Anda dapat ditentukan di mana Anda ditempatkan di dalam perusahaan. Bekerja dengan kelompok disfungsional dapat menurunkan kualitas pekerjaan Anda, terlepas dari upaya terbaik Anda. Bahkan mungkin memengaruhi kemampuan Anda untuk naik di perusahaan. Seperti yang dikatakan salah satu insinyur Google:

“Kualitas hidup Anda akan sangat bervariasi tergantung pada tim yang Anda ditugaskan. Menjadi bagian dari tim yang baik akan membuat hidup Anda indah, tim yang buruk akan membuat hidup Anda sengsara. Dengan siapa Anda bekerja memiliki pengaruh besar pada karir Anda ( jangan berharap promosi dalam produk sekarat). ”

Tentu saja, bekerja dengan orang yang tidak menyenangkan merupakan ancaman universal, tetapi efek merusaknya bisa lebih terasa jika ada jaringan atasan dan departemen manajemen di antara Anda dan bagian dari perusahaan tempat Anda bekerja.

Perencanaan bisnis

Komponen Perencanaan Bisnis yang Penting Bagi Perusahaan

Perencanaan bisnis (business plan) dikenal sebagai aspek paling penting dalam proses manajemen yang efektif. Melalui perencanaan ini, Anda akan lebih mudah menentukan arah dan menempuh langkah-langkah bisnis. Semakin cermat dan berkualitas penyusunannya, perencanaan bisnis bisa menjamin keputusan-keputusan bisnis yang strategis.

Chief Creative Officer Pixar, John Lasseter, pernah berucap bahwa “Quality is the best business plan”. Artinya teknis penyampaian business plan haruslah mempertimbangkan kualitas yang memikat. Dengan pertimbangan ini, dokumen berisi potensi keuntungan yang bisa dihasilkan dari penjualan produk atau jasa, akan mendorong penyandang dana untuk berinvestasi dalam jumlah besar. Penyusunan business plan harus diawali dengan melakukan analisis kelayakan bisnis, agar feasibility perkembangan dan kesuksesan bisnis lebih terukur. Kemudian, business plan bisa mulai disusun dengan berpedoman pada ketentuan isi yang, minimal, memuat konsep bisnis, analisis pasar, dan rencana keuangan.

Uraian dari setiap bagian dalam business plan harus dijelaskan secara terperinci ke dalam komponen-komponen perencanaan bisnis. Berikut ini komponen perencanaan bisnis yang penting bagi perusahaan.

Perencanaan bisnis

Ringkasan Eksekutif (Executive Summary)

Sesuai namanya, ringkasan ini biasanya terletak di bagian awal business plan. Selain menjadi pembahasan pengantar yang menjelaskan garis besar business plan, executive summary juga menjadi kesan penentu bagi investor untuk melanjutkan pembahasan terperinci pada komponen bisnis selanjutnya. Urutan penyusunannya, yakni:

Konsep Bisnis; memuat identitas perusahaan, profil industri, tingkat pertumbuhan dan tahap-tahap pengembangan di masa depan, tujuan perusahaan dalam pemasaran, operasional/manajemen, dan keuangan. Konsep Bisnis; mencakup nilai-nilai dan prinsip yang dianut perusahaan, keunggulan kompetitif, serta citra/persepsi yang diinginkan di pasar.

Produk/jasa; memuat penjelasan umum tentang produk/jasa yang akan ditawarkan, manfaatnya bagi pelanggan, bahan baku yang digunakan, serta harga yang dikenakan. Begitu juga dengan Anda yang inginmemulai usaha rental mobil murah di manado harus membuat perencanaan ini.

Analisis persaingan; berisi segala informasi tentang pesaing langsung maupun pesaing tidak langsung, calon pesaing yang akan memberi dampak terhadap bisnis, dan posisi bisnis Anda di dalam persaingan.

Target dan ukuran pasar; mencakup gambaran tren dan pertumbuhan industri, gambaran pasar, peluang untuk berinovasi,

potensi perubahan perilaku konsumen, dan feasibility perkembangan industri dalam hitungan tahun.

Strategi pemasaran; memuat uraian tentang pilihan strategi yang akan digunakan untuk meraih keuntungan.

Tim manajemen; berisi penjelasan mengenai daftar riwayat hidup, latar belakang, dan pengalaman manajemen serta pengalaman teknis orang-orang penting di perusahaan.

Bagan dan tabel keuangan; mencakup gambaran pokok-pokok perkiraan keuangan.

Pernyataan Visi dan Misi

Masih di bagian awal. Komponen selanjutnya yang harus dijelaskan di sini adalah visi dan misi bisnis. Sampaikanlah secara singkat jenis bisnis/bidang usaha yang akan dijalankan, potensi produk/ jasa, dan kemungkinannya untuk bertahan dan berkembang di masa depan. Melalui penjelasan ini, semua pihak yang akan terlibat dalam bisnis diharapkan lebih memahami potensi dan arah pengembangan dari bisnis tersebut.

Itulah pembahasan mengenai Komponen Perencanaan Bisnis yang Penting Bagi Perusahaan. Semoga bermanfaat ya